Sunday, April 28, 2013

Komunikasi Didalam Organisasi

ORGANISASI ! Sebagian besar dari perusahaan pasti memiliki sistem organisasi, Tapi Kali ini saya akan membahas tentang Komunikasi Didalam Organisasi.

 Desain Organisasi Harus memungkinkan  terjadinya komunikasi ke empat arah yang berbeda :ke bawah, ke atas, horisontal, dan diagonal. karena keempat arah komunikasi ini  merupahan rangka / kerangka  komunikasi dalam tubuh organisasi, mari kita bahas secara singkat satu per satu. Hal ini memungkinkan kita  untuk memahami lebih baik berbagai  hambatan komunikasi yang efektif dalam organisasi, serta cara untuk mengatasi  hambatan tersebut.

KOMUNIKASI KEBAWAH.
Komunikasi kebawah mengalir dari tingkat atas ketingkat bawah dalam sebuah organisasi dan mencangkup kebijaksanaan pemimpin, intruksi, dan memo resmi.

Komunikasi kebawah  mengalir dari individu ditingkat atas hierarki  kepada orang-orang di tingkat bawah. bentuk komunikasi kebawah yang paling umum ialah intruksi kerja, memo resmi,pernyataan kebijaksanaan, prosedur, buku pedoman dan publikasi perusahaan.








KOMUNIKASI KEATAS.
komunikasi keatas mengalir dari tingkat bawah ke tingkat atas sebuah organisasi, dan mencangkup kotak saran, pertemuan kelompok, dan prosedur keluhan.

Komunikasi keatas, Organisasi yang efektif merupakan komuniasi yang keatas sama banyak komunikasi kebawah yang diperlukanya.
Dalam situasi semacam itu , Komunikator berada ditingkat bawah dalam organisasi, sedangkan penerima di tingkat atas.kita akan mengetahui bahwa komunikasi keatas yang efekif sukar dicapai, terutama dalam organisasi yang besar. akan tetapi, seperti yang telah dikemukakan dan perdebatan isyu organisasi pada awal bab ini.

KOMUNIKASI HORIZONTAL.
Komunukasi Horizontal menalir melintasi berbagai fungsi dalam organisasi bentuk komunikasi ini diperlukan  untuk mengkoordinasi dan mengintergrasikan berbagai fungsi  organisasi.

Komunikasi Horizontal ini  sering di abaikan dalam mendesain organisasi. tetapi organisasi yang efektif juga memerlukan komunikasi horizontal .
Komunikasi Horizontal- misalnya komunikasi antar departemen produksi dengan departemen penjualan dalam organisasi bisnis  dan diantara jurusan atau fakultas dalam sebuah Universitas diperlukan untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan berbagai fungsi organisasi.


KOMUNIKASI DIAGONAL.
Komunikasi diagonal bersilang melintas  fungsi dan tingkatan dalam organisasi, serta penting dalam situasi dimana anggota tidak dapat  komunikasi lewat saluran keatas, kebawah ataupun horizontal.
Komunikasi diagonal saluran iini penting dalam situasi dimana para anggota tidak dapat berkomunikasi secara efektif  melalui saluran lainya, contoh pengawas keuangan ingin melakukan analisis distribusi biaya.

MANAJERIAL .
Manajerial menyediakan informasi perintah dan intruksi yang dipatuhi dan di pelajari berusaha mempengaruhi  dan membujuk yang harus diterima dan dilakukan, baik sebagai pengirim maupun sebagai penerima, sangat penting untuk mencapai prestasi yang efektif.
secara teoritis,efektif Dapat menggunakkan pendedahan balikan yaitu arena. para manajer berbeda kemampuan  dan kemauanya dalam menerapkan pndedahan dan balikan.

Tipe A : Manajer tipe A seringkali merupakkan  komunikator antar pribadi yang buruk.merekan seringkali adalah pemimpi otokratis yang bersikap memjauh dan ingin terhadap orang lain.
para manajer yang tidak menggunakkan pendedahan atau balikan dikatakan bergaya tipe A

Tipe B Manajer tipe B  berusaha membina hubungan baik dngan bawahan tapi tidak mampu mengungkapkan perasaanya secara terbuka. komunikasi antarpribadi para manajer tipe B  sering tidak efektif  karena bawahan tau manajer tipe ini  tidak mengungkapkan perasaanya. 
 Sebagian manajer menghendaki adanya hubungan yang memuaskan sampai tingkat tertentu dengan bawahan kepribadian dan sikap manajer ini mengakibatkan mereka tidak mampu untuk membuka dan mengungkapkan  perasaanya dan sentimen mereka. 

Tipe C :  Manajer tipe C  hanya tertarik dengan gagasan mereka sendiri dan bukan gagasan serta pendapat orang lain. Biasanya mereka bukan Komunikator yang efektif karena bawahan segera sadar bahwa manajer seperti ini hanya ingin memberitahukan dan bukan berkomunikasi.
Para manajer yang hanya menghargai gagasan dan pendapat dirinya sendiri, dan bukan pendapat orang lain, manajer semacam itu tidak ingin berkomunikasi melainkan memerintah. biasanya Manajer tipe C membawahi pegawai yang bersikap bermusuhan, tidak merasa aman, dan kecewa.

Tipe D :  Manajer tipe D  merasa bebas menggunakan perasaan mereka kepada orang lain dan menerima ungkapan perasaan orang lain. mereka adalah orang yang paling efektif dalam komunikasi antarpribadi.
Gaya komunikasi antarpribadi yang paling efektif  adalah gaya yang menyeimbangkan antara pendedahan dan balikan, mengungkapkan perasaan dan  menerima masukan orang lain.

James L.Gibson,John M.ivancevich,James H.Donnelly,jr.(1985).Editor(Agus Dharma,SH.,M.Ed.(1993).Organisasi(Organizations,5th Edition).Jakarta10430:(Anggota IKAPI)Erlangga.


No comments:

Post a Comment